Sabtu, 14 November 2015

Musik Timur Tengah

Musik Arab atau Musik Al Arabia (Bahasa Arab: الموسيقى العربية /al-mūsīqā al-‘Arabīyah) adalah musik dari Arab Saudi, termasuk beberapa genre and gaya musik dari Arab klasik hingga musik pop arab dan musik keagamaan.

Sifat Musik Arab adalah monofonik, artinya tidak berdasarkan susunan kontrapun atau harmoni seperti Musik Barat. Sedangkan tangga nada yang dipakai adalah yang disebut maqam (jamak: maqamat), yaitu susunan nada-nada yang tidak ditala sempuna (well tempered) seperti halnya musik barat. Sifat dari monofonik ini terlihat pada musik qasidah yang berupa nyanyian tunggal iringan rabana, jadi melodi hanya dengan iringan pukulan irama.
Seperti diketahui juga, bahwa susunan maqam juga mengenal 1/4 nada yang tidak dipunyai tangga nada barat (hanya 1/2 nada). Contoh adzan memiliki liku-liku melodi yang rumit. Sehingga bisakah maqam ditulis dalam notasi barat? Jawabnya: tidak bisa.
Dengan demikian, Musik Arab tidak ada susunan harmoninya. Sususnan melodi arab adalah unisono, yaitu melodi diimitasi dengan suara gambus secara unisono.

Sekitar tahun 1950 hingga 1970, Musik Arab mulai nuansa barat seperti halnya dengan Abdel Halim Hafez. Setelah tahun 1970 beberapa penyanyi merupakan perintis Musik Pop Al Arabia, umumnya dengan gaya barat namun dengan alat musik dan syair arab. Sehingga terjadi campuran antara Barat dan Timur.
Setelah tahun 1990 muncul beberapa artis dengan gaya campuran Barat dan Timur seperti Amr Diab, Najwa Karam, Samira Said, Hisham Abbas, Angham, Asalah Nasri, Kadhem Al Saher, Mostafa Amar, Nawal Al Zoghbi, Ehab Tawfik, Mohamed Fouad, Diana Haddad, Mohamed Mounir, Elissa, Latifa, Cheb Khaled, George Wassouf, Hakim. Mungkin nama-nama ini masih asing bagi kita.
Tahun 1996, Amr Diab - dengan lagu Habibi ya Nour El Ain, merupakan sukses besar di Timur Tengah bahkan di dunia bagi orang arab.




Ciri musik Timur Tengah: a. Alat musiknya menggunakan rebana dan gitar gambus b. Iramanya dinamis c. Syair lagunya sebagai pujian terhadap keagungan Allah, kebesaran Rasul, dan ajakan beramal serta berjihad di jalan Allah d. Menggunakan tangga nada tradisional Timur Tengah dalam skala nada diatonic dan mikrotonik.

Sumber :http://didit-pekiringan.blogspot.co.id/2013/10/musik-timur-tengah-apresiasi-musik-asia.html
selain timur tengah, untuk lebih luas tentang alat musik khususnya dari Indonesia juga baca di
http://meellyaa.blogspot.co.id/2015/11/nama-alat-musik-tradisional-indonesia.html
Ragam musik Timur tengah terbagi menjadi 3 macam yaitu : nyanyian religi, musik rakyat, dan nyanyian popular. a. Nyanyian Religi Nyanyian nyanyian nya berisikan ayat suci Al-Qur’an Perhatian utama nya adalah teks lagu Pengiring yang biasa di gunakan adalah “rebana” dll Kasidah merupakan suatu bentuk puisiyang terkenal dalam kesastraan arab klasik Lagu-lagu kasidah rebana berdasarkan pada tangga nada tradisional timur tengah yang memilik skala diatonic dan juga mikrotonik seperti terdapa dalam alunan tangga nada al-bayat,al-rast,alsike,al-ajarn,al-rakriez,al-hijaz,dan al-saba

Sumber :http://didit-pekiringan.blogspot.co.id/2013/10/musik-timur-tengah-apresiasi-musik-asia.html
Ciri musik Timur Tengah: a. Alat musiknya menggunakan rebana dan gitar gambus b. Iramanya dinamis c. Syair lagunya sebagai pujian terhadap keagungan Allah, kebesaran Rasul, dan ajakan beramal serta berjihad di jalan Allah d. Menggunakan tangga nada tradisional Timur Tengah dalam skala nada diatonic dan mikrotonik.

Sumber :http://didit-pekiringan.blogspot.co.id/2013/10/musik-timur-tengah-apresiasi-musik-asia.html
Musik Timur Tengah/ Padang Pasir yaitu jenis musik yang berkembang di kawasan Timur Tengah yaitu di Negara Arab dan sekitarnya, Kuwait, Mesir, Irak dll. Musik yang paling menonjol adalah Qasidah lagu bernafaskan islam yang alur nadanya / melodinya berakar / berorientasi pada lagu timur tengah) Syair lagu qasidah meceritakan keagungan Allah, kebesaran Rasulnya, ajakan untuk beramal dan berjihad di Jalan Allah serta anjuran untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Sumber :http://didit-pekiringan.blogspot.co.id/2013/10/musik-timur-tengah-apresiasi-musik-asia.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar