Jumat, 13 November 2015

Seni Teater

         TEATER adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) , penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti). Proses penjadian drama ke teater disebut proses teater atau disingkat berteater. Teater berasal dari kata theatron yang diturunkan dari kata theaomai(bahasa yunani) yang artinya takjub melihat atau memandang.
Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis.
Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.



@Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
@ Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
@ Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.


1. Unsur internal Teater

 1.Aktor
Aktor merupakan salah satu unsur yang paling penting dalam sebuah pertunjukan teater. Dan aktor pula yang menghasilkan beberapa unsur lain, diantaranya unsur suara dan gerak.2.NaskahNaskah atau yang disebut juga dengan lakon dalam seni teater juga merupakan salah satu penunjang yang menyatukan berbagai macam unsur yang ada yaitu, pentas, aktor, kostum dan sutradara.3.PentasPentas adalah salah satu unsur yang mampu menghadirkan unsur estetika dari sebuah pertunjukan, karena pentas juga merupakan unsur penunjang pertunjukkan yang di dalamnya terdapat properti, tata lampu, dan beberapa alat lain yang berkenaan dengan pentas.

2.Naskah

Naskah atau yang disebut juga dengan lakon dalam seni teater juga merupakan salah satu penunjang yang menyatukan berbagai macam unsur yang ada yaitu, pentas, aktor, kostum dan sutradara.

3.Pentas

Pentas adalah salah satu unsur yang mampu menghadirkan unsur estetika dari sebuah pertunjukan, karena pentas juga merupakan unsur penunjang pertunjukkan yang di dalamnya terdapat properti, tata lampu, dan beberapa alat lain yang berkenaan dengan pentas.

 4.Sutradara

Sutradara juga merupakan salah satu unsur yang paling sentral, karena sutradara adalah otak dari jalannya cerita, yang mengarahkan semua unsur dalam sebuah seni pertunjukan/pementasan. Misalkan mengarahkan para aktor, membedah naskah, menciptakan ide-ide tentang pentas yang akan digunakan dan lain sebagainya.

5.Kostum

Kostum juga merupakan salah satu unsur penunjang yang akan membuat seorang aktor terlihat seperti seseorang ataupun watak yang sedang dimainkan.Beberapa unsur di atas adalah unsur internal dalam sebuah pementasan teater. Atau bisa dikatakan bahwa unsur internal adalah unsur yang menyangkut tentang bagaimana keberlangsungan pementasan tersebut, karena unsur internal tersebut bisa dikatakan sebagai hati/jantungnya teater, jika tidak ada unsur internal tidak akan ada suatu pementasan. Sedangkan unsur eksternal adalah unsur yang mengurus segala sesuatu yang berkenaan dengan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan.

JENIS TEATER 
1. TEATER BONEKA
          Pertunjukan boneka sudah ada sejak zaman dulu. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa sisa peninggalan yang banyak ditemukan di makam-makam Mesir kuno, India kuno dan juga Yunani. Boneka sering digunakan sebagai media untuk menceritakan legenda ataupun kisah-kisah religius yang dipercaya oleh masyarakat zaman dulu. Boneka tersebut dimainkan dengan beberapa macam cara tergantung dari kenis boneka itu sendiri.
          Misalkan boneka tangan, boneka ini dalam pementasannya dimainkan dengan menggunakan tangan, kemudian boneka tongkat, boneka ini dalam pertunjukkannya dimainkan dengan menggunakan tongkat yang dipegang dari bawah (seperti wayang golek khas daerah Sunda). Ada juga Marionette atau yang disebut juga dengan boneka tali, boneka ini dalam pertunjukkanya dimainkan dengan cara menggerakkan kayu silang di mana terdapat tali yang terikat pada beberapa bagian tubuh boneka.
2. DRAMA MUSIKAL
          Drama musikal merupakan salah satu jenis pertunjukan teater yang menggabungkan beberapa unsur seni, seperti menyanyi, menari, dan juga akting. Drama musikal biasanya lebih mengutamakan unsur nyanyi, musik dan juga gerak ketimbang dialog para aktor/pemainnya. Di panggung Broadway jenis pementasan/pertunjukan semacam ini sangat terkenal dan biasanya disebut dengan pertunjukan kabaret.
          Para aktor tidak hanya dituntut untuk menghayati karakter melalui kalimat naskah yang diucapkan, tapi juga melalui lagu dan gerak tari. Disebut dengan drama musikal karena memang latar belakang dari pertunjukkan ini adalah karya musik yang bercerita seperti hal nya dengan “The Cats” karya dari  Andrew  Lloyd Webber yang sangat fenomenal. Dari karya cerita bermusik tersebut kemudian dikombinasikan dengan alunan lagu, gerak tari dan tata pentas.Selain kabaret, opera juga bisa digolongkan dalam bentuk drama musikal.
          Dalam pertunjukkan opera, dialog para tokoh biasanya dinyanyikan dengan iringan musik orkestra dan lagu yang dinyanyikan tersebut disebut dengan seriosa. Di sinilah letak perbedaan yang mendasar antara pertunjukkan Kabaret dan juga opera. Selain itu, jika dalam drama musikal kabaret, jenis lagu dan musik bisa saja bebas, sedangkan dalam opera jenis lagu dan muisknya biasanya adalah musik simponi (orkestra) dan seriosa.
3. TEATER GERAK
            Teater gerak merupakan salah satu pertunjukan teater yang unsur utamanya adalah ekspresi wajah dan juga gerak tubuh para pemainnya. Penggunaan dari dialog sendiri sangatlah dibatasi dan bahkan terkadang juga dihilangkan seperti dalam sebuah pertunjukan pantomim klasik. Teater gerak ini sendiri tidak diketahui dengan pasti kapan diciptakannya, namun ekspresi bebas dari para seniman teater terutama dalam hal gerak berada pada puncaknya dalam masa “commedia del’Arte” di Italia. Dalam masa tersebut para pemain teater bisa bergerak bebas sesuka hati (untuk karakter tertentu) bahkan terkadang juga lepas dari karakter tokoh utama ataupun jalan cerita guna untuk memancing perhatian penonton. Dari kebebasan ekspresi gerak tersebut, akhirnya muncul gagasan untuk mementaskan pertunjukan yang berbasis gerak.
 4. TEATER DRAMATIK
           Dramatik merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut pertunjukan teater yang didasarkan pada dramatika lakon yang sedang dipentaskan. Dalam pertunjukkan teater dramatik, perubahan karakter dari pemainnya secara psikologis sangat diperhatikan dan juga situasi cerita serta latar belakang kejadian pertunjukkan dibuat dengan sedetail mungkin. Rangkaian cerita dalam pertunjukkan teater dramatik juga harus mengikuti alur plot dengan ketat.



kreasi dari rotan

Rotan adalah sekelompok palma dari puak (tribus) Calameae yang memiliki habitus memanjat, terutama Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus. Puak Calameae sendiri terdiri dari sekitar enam ratus anggota, dengan daerah persebaran di bagian tropis Afrika, Asia dan Australasia. Ke dalam puak ini termasuk pula marga Salacca ( misalnya salak), Metroxylon (misalnya rumbia/sagu), serta Pigafetta yang tidak memanjat, dan secara tradisional tidak digolongkan sebagai tumbuhan rotan.
Batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2–5 cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. Duri ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari herbivora, sekaligus membantu pemanjatan, karena rotan tidak dilengkapi dengan sulur. Suatu batang rotan dapat mencapai panjang ratusan meter. Batang rotan mengeluarkan air jika ditebas dan dapat digunakan sebagai cara bertahan hidup di alam bebas. Badak jawa diketahui juga menjadikan rotan sebagai salah satu menunya.
Sebagian besar rotan berasal dari hutan di Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Borneo, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Indonesia memasok 70% kebutuhan rotan dunia. Sisa pasar diisi dari Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Bangladesh.
Rotan cepat tumbuh dan relatif mudah dipanen serta ditransprotasi. Ini dianggap membantu menjaga kelestarian hutan, karena orang lebih suka memanen rotan daripada kayu.


Rotan yang umum dipergunakan dalam industri tidaklah terlalu banyak. Beberapa yang paling umum diperdagangkan adalah Manau, Batang, Tohiti, Mandola, Tabu-Tabu, Suti, Sega, Lambang, Blubuk, Jawa, Pahit, Kubu, Lacak, Slimit, Cacing, Semambu, serta Pulut.
Setelah dibersihkan dari pelepah yang berduri, rotan asalan harus diperlakukan untuk pengawetan dan terlindung dari jamur Blue Stain. Secara garis besar terdapat dua proses pengolahan bahan baku rotan: Pemasakan dengan minyak tanah untuk rotan berukuran sedang /besar dan Pengasapan dengan belerang untuk rotan berukuran kecil.
Selanjutnya rotan dapat diolah menjadi berbagai macam bahan baku, misalnya dibuat Peel (kupasan)/Sanded Peel, dipoles /semi-poles, dibuat core, fitrit atau star core. Adapun sentra industri kerajinan dan mebel rotan terbesar di indonesia terletak di Cirebon.
Pemanfaatan rotan ( sp. Daemonorops Draco ) terutama adalah sebagai bahan baku mebel, misalnya kursi, meja tamu, serta rak buku. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, seperti ringan, kuat, elastis / mudah dibentuk, serta murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk "Pin Hole".
Batang rotan juga dapat dibuat sebagai tongkat penyangga berjalan dan senjata. Berbagai perguruan pencak silat mengajarkan cara bertarung menggunakan batang rotan. Di beberapa tempat di Asia Tenggara, rotan dipakai sebagai alat pemukul dalam hukuman cambuk rotan bagi pelaku tindakan kriminal tertentu.
Beberapa rotan mengeluarkan getah (resin) dari tangkai bunganya. Getah ini berwarna merah dan dikenal di perdagangan sebagai dragon's blood ("darah naga"). Resin ini dipakai untuk mewarnai biola atau sebagai meni.
 Adapun itu, rotan juga dapat dikreasikan menjadi barang yang lebih indah seperti ;








kreasi benang woll lucu

Kreasi Dari Benang Wol -
            Berbicara masalah kerajinan tangan memang banyak sekali bentuk kerajinan tangan yang unik yang bisa diolah dari bahan dasar barang bekas. Disamping membuat kerajinan tangan dari barang bekas sebenarnya banyak sekali kerajinan tangan yang bisa kita olah dari bahan-bahan biasa menjadi sebuah barang yang unik dan bermanfaat seperti pada contoh kreasi postingan ini.Sebenarnya dalam membuat kreasi ini tidak memerlukan keahlian yang khusus karena dalam proses pembuatan kreasi ini sangat mudah cocok bagi para siswa dalam mengerjakan tugas sekolahnya dalam membuat sebuah bentuk kerajinan tangan. Dalam membuat kreasi ini bahan yang digunakan sangat mudah untuk didapat dan tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang mahal.





kerajinan bambu

Jenis Bambu Untuk Kerajinan
bamboo types, beberapa jenis bambu, jenis pohon bambu, jenis bambu hias, jenis bambu yang paling kuat, jenis bambu unik, jenis bambu untuk kerajinan 
Komoditas bambu Indonesia mempunyai potensi yang besar. Kita memiliki berbagai jenis bambu yang benilai ekonomis tinggi. Bambu yang disebut juga haur (aur) atau buluh, termasuk dalam famili Gramineae. Tanaman ini tersebar di daerah tropik dan subtropik, meski terdapat juga di daerah dingin seperti Jepang, China, dan Amerika Serikat. Diperkirakan di seluruh dunia terdapat sekitar 600-700 spesies bambu yang mewakili kira-kira 60 genera. Dari jumlah tersebut, 300 spesies tumbuh di Asia, kebanyakan di wilayah Indoburma yang dianggap sebagai daerah asalnya.
Negara penghasil bambu terbesar di dunia adalah India yang memiliki perkebunan bambu seluas 9 juta ha. Yang kedua adalah China dengan luasan kebun bambu 3 juta ha, diikuti oleh Jepang seluas 120.000 ha.
Dari sekian banyak jenis bambu yang kita miliki, ternyata masing-masing mempunyai sifat yang khas. Hal inilah yang membuat perbedaan dala pemanfaatannya. Berikut ini beberapa jenis di antaranya.
 

4 Jenis Bambu Untuk Kerajinan

4 Jenis Bambu Untuk Kerajinan
bamboo types, beberapa jenis bambu, jenis pohon bambu, jenis bambu hias, jenis bambu yang paling kuat, jenis bambu unik, jenis bambu untuk kerajinanKomoditas bambu Indonesia mempunyai potensi yang besar. Kita memiliki berbagai jenis bambu yang benilai ekonomis tinggi. Bambu yang disebut juga haur (aur) atau buluh, termasuk dalam famili Gramineae. Tanaman ini tersebar di daerah tropik dan subtropik, meski terdapat juga di daerah dingin seperti Jepang, China, dan Amerika Serikat. Diperkirakan di seluruh dunia terdapat sekitar 600-700 spesies bambu yang mewakili kira-kira 60 genera. Dari jumlah tersebut, 300 spesies tumbuh di Asia, kebanyakan di wilayah Indoburma yang dianggap sebagai daerah asalnya.
Negara penghasil bambu terbesar di dunia adalah India yang memiliki perkebunan bambu seluas 9 juta ha. Yang kedua adalah China dengan luasan kebun bambu 3 juta ha, diikuti oleh Jepang seluas 120.000 ha.
Dari sekian banyak jenis bambu yang kita miliki, ternyata masing-masing mempunyai sifat yang khas. Hal inilah yang membuat perbedaan dala pemanfaatannya. Berikut ini beberapa jenis di antaranya.

1. Bambu Apus
jenis bambu dan manfaatnya, jenis bambu hias, jenis bambu yang digunakan untuk kerajinan, cara membuat kerajinan bambu, perusahaan kerajinan bambu, kerajinan bambu sederhana, kerajinan anyaman bambu, kerajinan bambu dan cara membuatnya
Bambu apus dikenal juga sebagai bambu tali atau dalam bahasa Sundanya awi tali. Bambu apus (Gigantochloa apus) termasuk dalam genus Gigantochloa, jenis bambu yang tumbuh merumpun. Tingginya bisa mencapai 20 m dengan warna buluh hijau cerah atau kekuning-kuningan. Batangnya tidak bercabang di bagian bawah, diameternya 2,5-15 cm, tebal dinding 6-13 mm, dan panjang satu ruas 45-65 cm. Panjang batang yang dapat dimanfaatkan antara 3 m – 15 m. Bambu apus berbatang kuat, liat, dan lurus. Bentuk batangnya sangat teratur dengan buku-buku yang sedikit membengkak. Bambu apus hanya ditemukan di Jawa, mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Rebungnya pahit dan tidak bisa dimakan. G. apus terkenal paling bagus untuk dijadikan bahan baku anyaman karena seratnya yang panjang, halus, dan lentur. Sebaliknya jenis bambu ini tidak baik digunakan sebagai alat musik, karena buku-bukunya yang cekung menyebabkan gaung yang tidak beraturan.
Bambu ini, dalam keadaan basah berwarna hijau dan tidak keras. Sebaliknya bila sudah kering warnanya menjadi putih kekuning-kuningan, liat, dan tidak mudah putus. Karena itu, tak heran bila bambu ini digunakan sebagai bahan utama untuk kerajinan anyaman.

 
2. Bambu Betung
jenis bambu dan manfaatnya, jenis bambu petuk, beberapa jenis bambu, jenis pohon bambu, jenis bambu hias, jenis bambu yang paling kuat, jenis bambu unik, jenis bambu untuk kerajinan
Bembu betung (Dendrocalamus asper Schult. F. Backer) dalam bahasa daerah populer dengan sebutan awi bitung, bambu betung, deling betung, jajang betung, dan pereng betung. Jenis bambu ini memiliki rumpun yang agak sedikit rapat dengan pertumbuhan yang sangat lambat. Tinggi buluhnya mencapai 20 m dengan garis tengah sampai 20 cm. Panjang ruasnya 40-60 cm sedang ketebalan dinding buluh mencapai 1-1,5 cm. Jenis bambu ini bisa dijumpai mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 2.000 m dpl.
Bambu betung banyak digunakan sebagai bahan bangunan, bahan baku pembuat dinding rumah yang dianyam atau dibelah, furniture, dan berbagai kerajinan seperti keranjang bambu. Rebungnya yang digunakan untuk sayur, terkenal paling enak di antara jenis-jenis bambu lainnya
 
3. Bambu Gombong/Ater
jenis bambu yang digunakan untuk kerajinan, cara membuat kerajinan bambu, perusahaan kerajinan bambu, kerajinan bambu sederhana, kerajinan anyaman bambu, kerajinan bambu dan cara membuatnya, jenis bambu dan manfaatnya, jenis bambu hias
Bambu gombong/ater Gigantochloa verticillata Munro (G. atter Kurz) tumbuh sangat merumpun. Tinggi buluhnya mencapai 26 m dan tumbuh tersebar mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Garis tengah pangkal batangnya mencapai 4-13 cm dengan tebal dinding 6-20 mm. Warna buluhnya hijau atau hijau dengan garis-garis kuning membujur. Forma yang sebagian dari batangnya bergaris-garis di Jawa Barat disebut sebagai bambu andong, sedang yang tidak bergaris ater. Bambu andong ini dalam bahasa Sunda dikenal sebagai awi andong, awi gombong, awi surat, awi temen, sedang dalam bahasa Jawa disebut sebagai pring surat. Rebungnya merupakan yang terbaik dari rebung jenis bambu lainnya. Umumnya bambu ini banyak digunakan sebagai  bahan baku bangunan, chopstick dan berbagai kerajinan tangan.
Forma yang kedua, buluhnya tidak bergaris dan disebut sebagai bambu ater. Buluhnya berwarna hijau kehitam-hitaman atau ungu tua. karena ciri itulah jenis ini dinamai bambu hitam. Rumpunnya agak jarang. Batangnya tumbuh tegak, bisa mencapai ketinggian 20 m, garis tengah batang 5-10 cm, dan panjang ruasnya 45 cm – 60 cm. Pelepah buluhnya selalu ditutupi oleh miang yang melekat dan berwarna hitam. Pertumbuhan jenis bambu ini tergolong lambat. Bambu hitam tersebar di Jawa dan hidup pada ketinggian 0-650 m dpl. Jenis bambu ini juga populer dengan sebutan pring wulung atau awi hideung. Bambu hitam banyak digunakan sebagai bahan baku furniture, dinding dari bambu, alat musik, alat rumah tangga dan kerajinan tangan, bahkan juga sebagai pipa air dan pagar di desa-desa.
Bambu hitam, dalam keadaan basah kulitnya tidak begitu keras, tetapi setelah kering sangat keras dan warnanya menjadi hitam kecoklat-coklatan.
 
4. Bambu Tutul
bamboo types, beberapa jenis bambu, jenis pohon bambu, jenis bambu hias, jenis bambu yang paling kuat, jenis bambu unik, jenis bambu untuk kerajinan
Bambu tutul (Bambusa vulgaris Schrad) dalam bahasa daerah dikenal juga sebagai awi ampel, awi gading, awi koneng, awi tutul (Sunda), pring ampel, pring ampel kuning, pring gading, pring legi, pring tutul (Jawa).
Jenis bambu ini tumbuh merumpun tidak terlalu rapat. Tingginya antara 15-20 m, besar pangkal batangnya bisa mencapai 10 cm, tebal dinding 10-15 mm, dan panjang ruas 20-45 cm. Warna buluhnya hijau, kuning, hijau dengan garis-garis kuning membujur atau kuning dengan bercak-bercak cokelat. Jenis bambu ini memiliki pertumbuhan yang cepat, mudah diperbanyak, dan dapat tumbuh baik di tempat yang cukup kering.
Forma yang berbercak-bercak seperti kulit macan tutul banyak digunakan untuk bahan baku berbagai furniture, sangkar burung, dan alat musik.


Bambu adalah salah satu jenis tanaman yang sangat banyak ditemukan di negara Indonesia karena letaknya yang strategis. Hal ini dikarenakan iklim Indonesia yang sangat cocok untuk tempat tumbuh tanaman bambu. Terutama di daerah pedesaan, tentu tidaklah sulit untuk kamu lihat pohon bambu yang biasanya tumbuh secara berumpun. Nah, ternyata bambu sangat banyak memiliki manfaat yang luar biasa. Misalnya kamu bisa gunakan sebagai bahan membuat rumah sederhana atau beragam furniture lainnya.
Hasil dari kerajinan bambu juga sangat diminati oleh masyarakat yang ada di mancanegara. Hal ini menyebabkan usaha kerajinan bambu di Indonesia sangat berkembang dengan pesat. Nah, dibawah ini kamu akan melihat contoh dari kerajinan bambu yang sangat kreatif.

contoh kreatifitas dengan bambu ;







Keragaman Musik Mancanegara

Keragaman Lagu MancaNegara
         Lagu yang berasal atau lagu yang berada di luar negeri atau di negara asing disebutLag lagu mancanegara. Lagu mancanegara di Asia dalam khasanah musik  Indonesia mempunyai pengertian lagu yang berasal dari luar negeri dalam lingkup dan dibatasi Asia.Lagu merupakan ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis dan bermakna yang diwujudkan melalui media nada baik dari suara manusia maupun alat musik. Mancanegara mempunyai arti luar negeri/ di luar Indonesia/ negara asing. Jadi lagu mancanegara adalah lagu yang berasal atau lagu yang berada di luar negeri atau di negeri asing.
Lagu mancanegara di Asia dalam khasanah musik Indonesia mempunyai pengertian lagu yang berasal dari luar negeri dan dibatasi di Asia seperti musik yang berasal dari China, India, timur Tengah, Melayu, Jepang dan sebagainya.


A. Musik Barat dan Timur
Menurut sejarah seni,musik dianggap sebagai seni yang paling tua usianya. Bahkan sama tuanya dengan keberadaan manusia di bumi. Ini karena semenjak lahir kita sudah berhubungan dengan musik. Dalam peradaban masyarakat Mesir dan Yunani kuno, musik dianggap sebagai suatu aktivitas yang penting. Hal ini terbukti dengan lukisan-lukisan purba yang menggambarkan kegiatan musik. Mereka banyak mempergunakan musik dalam kegiatan upacara-upacara ritual yang berhubungan dengan kekuatan ghaib.
Daalam perkembangan sejarah musik,terdapat dua rumpun musik yangt berbeda yaitu musik yang berasal dari barat dan musik yang berasal dari timur. Masing-masing rumpun musik tersebut memiliki system nada yang berbeda. Musik barat menggunakan system nada-nada yang matematik, dimana nada-nadanya disusun berdasarkan frekuensi yang tetap dalam tujuh nada (tangga nada diatonis) yang kemudin berkembang menjadi system 12 nada yang berjarak sama (tangga nada kromatis).Sedangkan musik timur menggunakan system nada yang amatematik, yaitu tangga nada pentatonic yang nada-nadanya disusun dalam jarak yang tidak sama untuk satu oktafnya.

B. Perkembangan Musik Mancanegara di Asia

   1 Indonesia
Di Indonesia dalam masa berjayanya kerajaan-kerajaan besar di Indonesia. Musik bisa di bilang berkembang secara primitif atau masih bersifat lokal/ kedaerahan. Berbagai daerah di Nusantara masih menggunakan musik-musik bertangga nada pentatonic. Sebagai contoh berkembangnya musik gamelan di pulau jawa, ataupun musik-musik berorientasi kerajaan.
Tahun 1950 menjadi titik balik perkembangan musik di Indonesia yang sesungguhnya. Tahun-tahun tersebut merupakan awal pembinaan musik melalui disiplin akademik Beberapa orang muda Indonesia maneruskan pendalaman musik di luar negeri. Ditandai munculnya komposer-komposer muda seperti : W.R Supratman, Amir Pasaribu, Koesbini, Mochtar Embut, A. Riyanto, dll. Di tahun-tahun ini pula, musik populer berkembang dibandingkan musik tradisional.

  2 Oriental
Yaitu musik yang berkembang di daratan China, Jepang, Korea, dan Hongkong. Negara-negara tersebut ada kesamaan dalam cara hidup, adat istiadat, industri, dan bidang seni, tetapi perihal peradaban dan perkembangannya, Jepang adalah lebih muda dari pada China. Musik pada bangsa Jepang masih sekeluarga dengan musik China dan alat-alat musik yang terdapat di Jepang mirip dengan alat musik yang berada di negeri China Musik tersebut diciptakan oleh orang China yang dipengaruhi oleh daerah linguistik, grup etnis dan latar belakang sosio cultural. Musik China dikelompokkan menjadi musik tradisi kuno dan modern. Flute Jiahu adalah alat musik dari tulang yang ditemukan didaratan China. Alat tersebut merupakan instrumen musik  tertua di dunia. Musik modern china merupakan hasil persilangan musik tradisional China dengan musik popular.
Berdasarkan alat musiknya, musik china dikelompokkan menjadi musik China kuno dan musik China modern.

   3. Hindustan
Yang amat dominan pada musik Hindustan adalah negara India atau Pakistan. Musik Hindustan mudah dikenali dari ritme instrumen tabla yaitu kendang India berbentuk bejana (kendil), dimainkan dengan sentuhan jari dan telapak tangan.
Alat musik India yang lainya yaitu Vina, yaiut alat musik petik India. Alat itu mempunyai 7 dawai  dengan jangkauan nada  yang lebih luaus dari 2 oktaf. Alat ini adalah alat yang paling sempurna dan yang paling mengakar di hati masyarakat India dibandingkan dengan alat-alat yang lain. Musik/ lagu-lagu Hindustan popular karena sering digunakan sebagai ilustrasi musik (musik Score) dalam industri perfilman di Bollywood. Lagu-lagunya yang popular dan familiar adalah diantaranya lagu Kuch Kuch Hotahai

   4.Timur Tengah/ Padang Pasir
Musik Timur Tengah antara lain musik Gambus. Musik gambus adalah musik berirama padang pasir (bernafaskan islam). Musik ini menggunakan alat musik gitar gambus (luth). Gitar gambus adalah alat musik dawa yang ditala secara rangkap seperti mandolin. Disamping itu juga menggunakan alat musik Rebana, Bass, Seruling, Gendang, Akordion,dan Biola.

   5. Melayu
Rumpun Melayu diantaranya Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam , temasuk Indonesia. Musik Melayu cirri utamanya adalah menggunakan alat musik membranofon atau gendang tradisional yang memungkinkan membawa sentuhan dendang dan joget. Musik Melayu di Indonesia identik disebut dengan musik dangdut.

C.  Apresiasi lagu mancanegara di Asia.
Apresiasi yaitu suatu kegiatan seseorang di dalam meniali atau menghargai karya seni. Penilaian yang lahir setelah melihat karya seni dapat bermacam-macam bentuknya. Hal tersebut timbul karena tingkat penilain seseorang terhadap seni beragam dan dipengaruhi latar belakang, tingkat intelektual dan status social yang beragam pula.
Ketika akan dapat menilai suatu lagu/ karya musik apabila kita menegrti benar-benar tentang lagu secara keselruhan mulai dari melodi, harmoni, ritme, birama, tangga nada, dan sebagainya. Apabila kita sudah dapat memahami lagu dengan baik, maka proses ini akan membantu menjadi seorang apresiator yang baik. Di dalam apresiasi karya seni dikenal dengan tiga tingkatan apresiasi yaitu :
1.Apresiasi empatik, adalah apresiai yang hanya menilai baik dan kurang baiknya sebuah karya seni berdasarkan penglihatan mata saja.
2.Apresiasi estetis, adalah apresiasi tentang keindahan dan mempunyai penilain tentang keindahan karya seni tersebut.
3.Apresiasi kritis, Adalah apresiasi yang sudah dalam tingkat penganalisaan.


Substansi dasar dari musik adlah bunyi yang unsurnya disebut nada, yaitu bunyi yang mempunyai getaran teratur tiap detik denga sifat tinggi, panjang, keras, lembut, dan warna yang berbeda.
 
  1. Melodi  ; Melodi adlah naik turunya nada yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendahnya atau neik turunya.
  1. Ritme   ;  Ritme atau irama adalah gerak nada yang teratur mengalir karena munculnya aksen tetap.
  1. Birama ; Birama yaitu suatu tanda untuk menunjukkan jumlah ketukan dal;am satu ruas birama.
  1. Harmoni ; Harmoni adalah hal yang berhubungan dengan keselarasan paduan bunyi.

Aransemen Musik

Aransemen
          Aransemen berasal dari bahasa belanda arrangement, yang artinya menyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen musik yang didasarkan atas sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah.Setiap orang dapat menyusun aransemen lagu sesuai dengan selera masing-masing. Orang yang melakukan aransemen lagu  dikenal dengan aranger atau pengaransemen. Modal dasar yang harus dimiliki oleh seorang aranger adalah menguasai  pengetahuan tentang harmoni.

Ada tiga jenis aransemen :

 1.    Aransemen vokal

       Setiap lagu dapat disusun aransemen khusus vokal, yaitu dalam dua suara, tiga suara, atau empat suara, untuk menyusub aransemen vokal, yang paling mudah adalah menyusun aransemen lagu dalam dua suara. Untuk menyusun aransemen lagu dalam tiga atau empat suara ada banyak persyaratan yang harus diperhatikan.

      Untuk memperoleh hasil yang lebih baik dan memuaskan, setelah disusun aransemen lagunya kemudian dicoba untuk menyanyikan secara bersama-sama, apabila dirasa masih kurang baik/memuaskan maka dapat dicoba lagi untuk menyusun aransemen lagu tesebut hingga pada akhirnya diperoleh hasil yang baik dan memuaskan.
2.    Aransemen instrumen

       Dalam menyusun aransemen instrumen sangat berbeda dengan menyusun aransemen vokal. Untuk menyusun aransemen instrumen kita harus menyesuikan dengan alat-alat musik yang dipergunakan. Semakin lengkap alat musik yang kita pergunakan, semakin banyak pula kemungkinan variasi yang dapat dicipkatakan. Untuk menyusun aransemen instrumen , kita harus berpedoman pada penegtahuan ilmu harmoni dan akor.
 
3.    Aransemen Campuran
     
            Bagian dari suatu aransemen musik dikenal dengan istilah partituur (belanda), partitura (italia), part (inggris), parte (francis). Dan dalam aransemen instrumen, kebanyakan partitur bermain bergantian tugas, sedangkan dalam aransemen vokal pada pada umumnya semua partitur semuanya berbunyi bersamaan.
 Yang dimaksud aransemen campuran adalah campuran aransemen vokal dan aransemen instrumen. Teknik yang dilakukan adalah menggabungkan dua jenis aransemen yang telah ada. Dalam aransemen campuran pada umumnya yang ditonjolkan adalah vokalnya, sedangkan instrumennya berfungsi untuk mengiring dan memeriahkan sehingga bertujuan yang disajikan bertambah sempurna. Untuk mengendalikan keseimbangan dalam menampilkan aransemen yang telah disusun diperlukan adanya seorang pemimpin yaitu seorang dirigen atau konduktor.


teknik teknik Aransemen sebagai contohnya begini :

1) Pengubahan ritme / ritem lagu
          Apa itu ritme ? Adalah pola yang saya maksudkan dari ritme ini, yang paling gampang dari teknik ini adalah pengubahan lagu Pop ke Dangdut, anda pasti mengerti yang saya maksudkan sekarang, misalkan lagu “Suara” dari Hijau Daun didangdutin, sebenarnya meskipun hanya sederhana sebenarnya kita sudah mengaransemen lagu itu.
Yang lebih susah lagi dari ini, dari lagu “Rock” ke “Jazz”, wuh… sangat susah sekali.


2)Penambahan nada
         Salah satu cara yang cukup mudah, ya itu menambah – nambah sendiri nadanya, misalkan diantara 2 nada, tak ada nada “F” atau semacamnya, bisa ditambahkan. Ini juga bisa disebut sebagai Improvisasi.
Aransemen = Improvisasi

3)Penambahan Lirik
        Yang ini tak perlu saya jelaskan, hanya menambah lirik saja.

4)Overtune / Lowertune
        Menaikkan tinggi dan rendahnya nada, misalkan dari Do = C, ke Do = D, atau ke Do = B, cara ini yang paling mantap, dan kadang – kadang saya pake juga, kalau di lagu yang mengalami Overtune atau sebaliknya.

5)Perubahan Tempo
        Biasanya untuk musik yang agak sedikit berbau teknologi / OST film – film aksi, seperti OST Mission Impossible, dll.

 ARANSEMEN MUSIK ;

Seni Rupa Murni

               Seni Rupa Murni adalah seni yang diciptakan tanpa mempertimbangkan fungsinya tetapi untuk dinikmati keindahannya. Seni rupa murni lebih bebas dan biasanya memiliki nilai estetika yang tinggi. Fungsinya hanya sebagai pajangan dan tidak dapat digunakan untuk mempermudah hidup kita. Contoh seni rupa murni adalah lukisan, kaligrafi, dan patung. Karya seni rupa murni sering ditemukan di museum seni atau di dalam bangunan sebagai pajangan atau penghias ruangan.Seni Rupa Murni adalah karya seni rupa yang diciptakan bukan untuk tujuan digunakan melainkan untuk mengungkapkan ide dari penciptanya dan hanya mengutamakan nilai keindahan. Seni rupa terapan, bebas untuk semua orang dalam mengungkapkan keinginan, harapan, impian, khayalan dalam karya seninya.


macam macam contoh SENI RUPA MURNI :
 

@LUKISAN

Lukisan adalah sebuah karya seni rupa dua dimensi yang dibuat dengan media lukis, seperti kanvas, kertas dan lain sebagainya, yang dibuat dengan menggunakan beberapa macam alat lukis seperti pensil, cat air, cat akrilik, kuas dan lain sebagainya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, lukisan bukan hanya dalam bentuk dua dimensi saja, tetapi ada juga yang tiga dimensi.

Hasil karya seni rupa murni ini termasuk salah satu hasil karya seni rupa yang memiliki nilai jual tinggi karena nilai estetika yang dikandungnya, semakin tua usianya semakin mahal pula harganya, apalagi kalau hasil karya dari maestro lukis dunia, seperti Leonardo de Caprio dan lain sebagainya. Tidak jarang juga para kolektor rela mengeluarkan jutaan demi lukisan tersebut. (Lukisan termahal di dunia) “artikel terkait”


@ PATUNG

Patung merupakan hasil karya seni rupa murni yang berbentuk tiga dimensi dan dibuat dengan menggunakan teknik tertentu yang biasanya tergantungan dengan media dan juga alat yang digunakan. Patung itu sendiri biasanya terbuat dari bahan-bahan seperti kayu, logam, batu alam dan lain sebagainya. Hasil karya seni rupa yang satu ini bisa kita temui di mana saja dan di Indonesia sendiri juga ada banyak patung hasil peninggalan dari zaman kerajaan dulu, yang mayoritas menganut agama Hindu-Budha yang menyembah patung yang mereka jadikan sebagai dewa.

@RELIEF

Relief dalam dunia seni rupa bisa disebut sebagai gambar lukisan dalam bentuk tiga dimensi (trimatra) yang dibuat diatas bidang dua dimensi (dwimatra). Relief banyak kta temui di peninggalan-peninggalan sejarah seperti halnya candi dan lain sebagainya.

@MOZAIK

Mozaik atau yang bisa disebut dengan seni merangkai pecahan maupun potongan kecil menjadi sebuah bentuk yang sangat indah. Dalam membuat mozaik biasanya menggunakan pecahan batu, keramik, kaca dan lain sebagainya. Seni mozaik sendiri sudah adda sejak zaman Romawi kuno bisa terlihat dari bangunan-bangunan peninggalan zaman dulu.

@UKIRAN

 Ukiran atau yang disebut juga dangan seni memahat batu ataupun kayu menjadi sebuah bentuk karya seni yang indah. Seni ukir biasanya berbentuk hewan dan tumbuhan. Kalau pada zaman dahulu, seni ukir lebih cenderung masuk ke dalam seni terapan.

@GRAFIS

 Seni rupa grafis merupakan hasil karya seni rupa murni modern. Pada dasarnya sama aja dengan lukisan, namun alat dan media yang digunakan lebih cenderung dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Hasil karya seni yang satu ini, bisa berupa tulisan, gambar, ataupun gabungan dari keduanya.

@KALIGRAFI

 Seni yang satu ini merupakan seni menulis indah di media kertas, kayu, batu dan lain sebagainya. Hasil karya seni rupa yang satu ini biasanya lebih cenderung menggunakan tulisan arab sebagai media eksplorasi, namun tak jarang juga yang menggunakan tulisan latin sebagai media eksplorasi yang sering disebut dengan graffiti.